Thrifting Sebagai Cerminan Identitas Sosial Remaja Perspektif Jean Baudrillard
Abstrak
Tren thrifting atau belanja barang bekas kini menjadi fenomena yang menarik di kalangan remaja, terutama sebagai tanggapan terhadap tuntutan untuk gaya hidup yang lebih personal, hemat biaya, dan berkelanjutan. Teori konsumsi Jean Baudrillard digunakan dalam pnelitian ini untuk menyelidiki peran thrifting
Ludfi
2 Al-Fattāḥ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 1 (1), 2023: 1-25
dalam pembentukan identitas sosial remaja. Fokus penelitian ini adalah bagaimana aktivitas konsumsi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan material tetapi juga mencerminkan simbolisme sosial yang memperkuat citra dan individu dalam dinamika sosial yang kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data nya dilakukan melalui wawancara mendalam dengan konsumen yang terlibat thrifting tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thrifting berfungsi sebagai alat ekspresi sosial yang menghubungkan orang dengan nilai komunitas. penelitian ini menyimpulkan bahwa thrift shopping telah melampaui fungsi konsumsi biasa, menjadi simbol resistensi terhaadap budaya konsumsi dan sarana pembentukan identitas di era modern ini. Perspektif Jean Baudrillard memperkuat analisis ini dengan menunjukkan bahwa konsumsi tidak hanya terkait dengan barang, tetapi juga dengan makna yang melekat pada barang tersebut.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salma Mustafidah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
