Transformasi Jiwa dalam Pandangan Ibnu 'Arabi Implikasinya bagi Terapi Trauma Psikologis
Main Article Content
Abstract
Fenomena trauma psikologis yang semakin meningkat di era modern menuntut pendekatan yang lebih holistik dan transendental dalam proses penyembuhannya. Studi ini mengeksplorasi konsep transformasi jiwa (tahawwul al-nafs) dalam pemikiran sufi Ibnu 'Arabi sebagai alternatif paradigma penyembuhan trauma yang tidak hanya bersifat klinis, tetapi juga spiritual. Ibnu 'Arabi memandang jiwa manusia sebagai entitas dinamis yang terus bergerak menuju kesempurnaan melalui proses penyucian, penyingkapan, dan penyatuan dengan Realitas Mutlak (al-Ḥaqq). Proses ini membuka ruang bagi reinterpretasi trauma sebagai bagian dari perjalanan jiwa menuju integrasi dan makna. Dengan pendekatan kualitatif-hermeneutik terhadap teks-teks utama Ibnu 'Arabi, artikel ini menguraikan bagaimana dimensi batin dari pengalaman traumatik dapat ditransformasikan menjadi momen pencerahan dan penguatan spiritual. Temuan studi ini menunjukkan bahwa integrasi pemahaman sufistik ke dalam terapi psikologis dapat memperluas horizon penyembuhan, khususnya bagi individu yang mengalami keterasingan eksistensial pasca trauma. Pendekatan Ibnu 'Arabi memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan model terapi yang menggabungkan dimensi spiritual, filosofis, dan psikologis secara integral.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.