PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, NON-PERFORMING FINANCING DAN BOPO TERHADAP RETURN ON ASSETS PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh simultan antara Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada perbankan syariah di Indonesia selama periode Juli 2019 hingga Juni 2024. Metode regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR, NPF, dan BOPO secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA. Secara parsial, CAR memiliki pengaruh positif terhadap ROA, mengindikasikan bahwa kecukupan modal dapat mendukung profitabilitas bank. NPF dan BOPO secara individu tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, meskipun keduanya menunjukkan hubungan negatif. Penemuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pengelolaan modal, pengendalian risiko pembiayaan, dan efisiensi operasional dalam meningkatkan profitabilitas perbankan syariah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi manajemen bank syariah dan regulator dalam menyusun kebijakan strategis yang mendukung pertumbuhan sektor ini.
