DAMPAK BROKEN HOME TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI RA AL MUJTAMA PAMEKASAN

Isi Artikel Utama

Sitti Hafidatul Khofifah
Desi Ismawati

Abstrak

Keluarga merupakan lingkungan yang berperan penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Kondisi keluarga Broken home berpotensi menimbulkan ketidakstabilan emosional akibat berkurangnya dukungan dan perhatian orang tua, sehingga memengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi sosial dan mengelola emosinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian melibatkan guru dan orag tua atau wali murid, degan pengumpulan data menggunakan intrumen angket perkembangan sosial emosional anak. Data dianalisis secara deksriptif berdasarkan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dari keluarga Broken home mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan teman sebaya, cenderung menyendiri, serta memiliki kepercayaan diri yang rendah dalam berkomunikasi. Sementara itu, aspek perkembangan emosional berada pada kategori rendah hingga sangat rendah, yang mengidindikasikan tidak adanya gangguan emosional berat. Temua ini menegaskan pentingnya peran orang tua dan guru dalam memberikan dukungan emosional yang konsisten untuk mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Hafidatul Khofifah, S., & Ismawati, D. (2026). DAMPAK BROKEN HOME TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI RA AL MUJTAMA PAMEKASAN. ABATATSA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(01). https://doi.org/10.54625/abts.v3i01.8399
Bagian
Artikel