Representasi Realitas Dalam Pikiran Anak Studi Kualitatif Tentang Dampak Konten Digital Anomali Terhadap Persepsi Anak Usia Dini Di KB Al-Hilmiyah
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perkembangan teknologi digital menyebabkan anak usia dini semakin mudah terpapar berbagai koten media sosial, termasuk konten digital anomaly yang bersifat absurd dan tidak sesuai dengan logika realitas. Pada tahap perkembangan praoperasional, kondisi ini berpotensi menimbulkan kebingungan anak dalam membedakan antara fantasi dan kenyataan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konten digital anomaly terhadap persepsi realitas anak usia dini. Penelitian ini menggunaan metode menngunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara yang dilakukan di KB Al-Hilmiyah, Desa Pasanggar, Kabupaten Pamekasan, dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan wali murid. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten digital anomaly memengaruhi cara anak memahami realitas, ditandai dengan peniruan perilaku dan bahasa yang tidak sesuai konteks, kebingungan konseptual anatara fantasi dan kenyataan, serta penurunan fokus perhatian. Namun, melalui pendampingan dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh pihak sekolah, anak mulai menunjukkan perilaku ke arah yang lebih positif. Temuan ini menegaskan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam mendampingi penggunaan media digital pada anak usia dini.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.