Meningkatkan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini melalui metode bercerita dengan media boneka tangan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus di Kelompok B RA Al-Mansur Bulangan Haji Pamekasan dengan lima kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak mengalami peningkatan yang signifikan. Pada Siklus I, rata-rata keterampilan berbicara anak mencapai 57,69%, dengan banyak anak masih merasa malu dan kesulitan menyusun kalimat sederhana. Setelah dilakukan perbaikan strategi pada Siklus II, keterampilan berbicara meningkat menjadi 91,03%. Anak-anak lebih percaya diri, mampu menyusun kalimat dengan baik, dan aktif dalam menyampaikan cerita. Dengan pencapaian tersebut menujukkan bahwa metode bercerita menggunakan boneka tangan efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak. Metode ini tidak hanya membantu anak dalam menyusun kata dan kalimat dengan lebih baik, tetapi juga meningkatkan ekspresi, intonasi, serta kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, metode ini dapat menjadi strategi yang direkomendasikan dalam pembelajaran bahasa di PAUD.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.